PWNU Gorontalo Tegaskan Sikap: Polri Perlu Tetap di Bawah Presiden RI

Kamis, 5 Februari 2026 - 23:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gorontalo — Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Gorontalo menegaskan sikap resminya mendukung Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) agar tetap berada di bawah komando Presiden Republik Indonesia, Kamis (5/2/2026).

Ketua PWNU Gorontalo, Drs. H. Ibrahim T. Sore, menilai posisi Polri di bawah Presiden merupakan bagian penting dari sistem ketatanegaraan yang bertujuan menjaga kejelasan garis komando dan efektivitas pengambilan kebijakan di bidang keamanan nasional.

“Polri memiliki peran strategis dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Dengan berada di bawah Presiden, koordinasi dan pengambilan keputusan dapat berjalan lebih terarah dan efektif,” ujar Ibrahim T. Sore.

Ia juga menyampaikan bahwa selama ini Polri telah menjalin kerja sama yang baik dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk organisasi keagamaan.

Sinergi tersebut dinilai penting mengingat kompleksitas tantangan keamanan yang dihadapi saat ini.

“Beban tugas Polri sangat besar, sehingga diperlukan dukungan dan kebersamaan dengan masyarakat serta organisasi kemasyarakatan agar penanganan persoalan keamanan dapat dilakukan secara optimal,” katanya.

Melalui pernyataan ini, PWNU Gorontalo menyatakan dukungan penuh terhadap institusi Polri dan Kapolri agar tetap berada di bawah Presiden Republik Indonesia demi terwujudnya stabilitas, keamanan, dan ketertiban di tengah masyarakat.

Penulis : Sri

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel gorontalo.intainews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mantap Pak Wali !!! Pemerintah Kota Gorontalo Buat Pengumuman Jam Buang Sampah Yang Dinilai Tidak Jelas
Wali Kota Adhan Dambea Dinilai Keliru, Sampah Menumpuk di Jalanan Dinilai Tak Sejalan dengan Klaim Banyak Penghargaan
Kesalahan DPRD Kota Gorontalo, Mengabaikan Peran Idah Syahidah, Adhan Dambea Belum Layak Jadi Bapak UMKM
Tamu Bingung Dengan Konsep Acaranya, Kegiatan Adhan Dambea dan YAPHARA Dinilai Kurang Mendapat Respon Publik
Bulan Ini Tepat 13 Tahun Lalu Pasangan Adhan Dambea-Indrawanto Hasan Dicoret KPU Kota Gorontalo
Demi Nama Baik Gorontalo, Lima Bupati Diminta Bantu Walikota Karena Dinilai Tak Mampu Atasi Sampah di Daerahnya
Sampah Menumpuk di Sekitar RS Multazam Kota Gorontalo, Penanganan Pemkot Dipertanyakan
Walikota Harus Bermohon Ke Gubernur Gorontalo Kalau Tak Mampu Atasi Persoalan Sampah Diwilayahnya

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 09:27

Mantap Pak Wali !!! Pemerintah Kota Gorontalo Buat Pengumuman Jam Buang Sampah Yang Dinilai Tidak Jelas

Kamis, 12 Maret 2026 - 14:28

Wali Kota Adhan Dambea Dinilai Keliru, Sampah Menumpuk di Jalanan Dinilai Tak Sejalan dengan Klaim Banyak Penghargaan

Kamis, 12 Maret 2026 - 05:38

Kesalahan DPRD Kota Gorontalo, Mengabaikan Peran Idah Syahidah, Adhan Dambea Belum Layak Jadi Bapak UMKM

Rabu, 11 Maret 2026 - 15:07

Tamu Bingung Dengan Konsep Acaranya, Kegiatan Adhan Dambea dan YAPHARA Dinilai Kurang Mendapat Respon Publik

Minggu, 8 Maret 2026 - 18:54

Demi Nama Baik Gorontalo, Lima Bupati Diminta Bantu Walikota Karena Dinilai Tak Mampu Atasi Sampah di Daerahnya

Berita Terbaru