Gorontalo — Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Gorontalo menegaskan sikap resminya mendukung Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) agar tetap berada di bawah komando Presiden Republik Indonesia, Kamis (5/2/2026).
Ketua PWNU Gorontalo, Drs. H. Ibrahim T. Sore, menilai posisi Polri di bawah Presiden merupakan bagian penting dari sistem ketatanegaraan yang bertujuan menjaga kejelasan garis komando dan efektivitas pengambilan kebijakan di bidang keamanan nasional.
“Polri memiliki peran strategis dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Dengan berada di bawah Presiden, koordinasi dan pengambilan keputusan dapat berjalan lebih terarah dan efektif,” ujar Ibrahim T. Sore.
Ia juga menyampaikan bahwa selama ini Polri telah menjalin kerja sama yang baik dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk organisasi keagamaan.
Sinergi tersebut dinilai penting mengingat kompleksitas tantangan keamanan yang dihadapi saat ini.
“Beban tugas Polri sangat besar, sehingga diperlukan dukungan dan kebersamaan dengan masyarakat serta organisasi kemasyarakatan agar penanganan persoalan keamanan dapat dilakukan secara optimal,” katanya.
Melalui pernyataan ini, PWNU Gorontalo menyatakan dukungan penuh terhadap institusi Polri dan Kapolri agar tetap berada di bawah Presiden Republik Indonesia demi terwujudnya stabilitas, keamanan, dan ketertiban di tengah masyarakat.
Penulis : Sri
Editor : Redaksi









