Kota Gorontalo – Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, turun langsung meninjau progres pekerjaan cetak sawah di Desa Manunggal Karya dan Motolohu Selatan, Kecamatan Randangan, Kabupaten Pohuwato, Kamis (26/2/2026).
Program cetak sawah tersebut menjadi salah satu agenda strategis daerah yang mendapat dukungan pemerintah pusat. Kepercayaan dari Presiden RI dan Kementerian Pertanian membuat anggaran ratusan miliar rupiah dialokasikan untuk mendukung pengembangan sektor pertanian di Provinsi Gorontalo.
Keberhasilan menghadirkan program dan dukungan anggaran itu disebut sebagai hasil komunikasi intensif dan koordinasi berkelanjutan antara Pemerintah Provinsi Gorontalo dan pemerintah pusat.
Sejumlah kalangan menilai langkah aktif gubernur dalam mengawal program strategis tersebut menunjukkan kepemimpinan yang kuat dan progresif.
Di sisi lain, Pemerintah Kota Gorontalo tengah memfokuskan agenda pada pembebasan lahan di kawasan Eks Terminal 42 Andalas yang direncanakan menjadi lokasi pembangunan Kantor Walikota.
Dalam kawasan tersebut terdapat sejumlah bidang tanah milik warga, termasuk makam keluarga yang telah disepakati untuk direlokasi.
Berdasarkan rilis media Rgol.id, pihak keluarga telah menyetujui pemindahan makam. Sementara untuk pembebasan lahan, pemerintah kota mengacu pada ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997.
Dalam aturan tersebut dijelaskan bahwa untuk kepentingan umum maupun sosial, apabila tidak tercapai kesepakatan harga, pemerintah daerah dapat menitipkan uang ganti rugi melalui mekanisme konsinyasi di pengadilan.









