Ribuan Mahasiswa Kepung Istana, Tuntut Kebijakan Anggaran yang Lebih Pro-Rakyat

Selasa, 18 Februari 2025 - 08:29

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA– Ribuan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM-SI) menggelar aksi unjuk rasa di depan Istana Merdeka, Jakarta, sejak siang hingga malam. Senin (17/2/2025).

Mereka menuntut pemerintah untuk mengalokasikan anggaran secara lebih bijak, terutama di sektor kesehatan dan pendidikan, serta menolak sejumlah kebijakan yang dinilai tidak berpihak pada rakyat.

Namun, hingga malam hari, massa aksi mengeluhkan tidak adanya komunikasi dari pemerintah.

Salah satu koordinator aksi menyatakan bahwa mereka telah mencoba membuka dialog, tetapi belum ada respons dari pihak istana.

Kami mencoba membuka dialog, tapi dialognya di luar. Tidak ada yang menemui kita. Jangan sampai di antara kita ada yang masuk ke dalam istana tanpa koordinasi dari teman-teman yang berada di sini,” teriaknya dari atas mobil komando.

Dalam pernyataan sikapnya, BEM-SI menyoroti pemangkasan anggaran di sektor vital yang mereka anggap sebagai bentuk ketidakpekaan pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat. Mereka meminta agar pemerintah lebih memprioritaskan kesejahteraan rakyat dibandingkan kegiatan seremonial yang dianggap kurang mendesak.

Selain itu, BEM Universitas Indonesia (UI) turut menuntut pemerintah untuk mencabut pasal dalam RUU Minerba yang memungkinkan perguruan tinggi mengelola tambang.

Mereka menilai kebijakan ini dapat mengancam independensi akademik kampus dan menjadikan universitas sebagai entitas bisnis.

Massa aksi juga meminta agar tunjangan kinerja dosen dan tenaga kependidikan dapat dicairkan secara penuh tanpa hambatan birokrasi dan pemotongan yang merugikan.

Mengevaluasi total program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan mengeluarkannya dari anggaran pendidikan. Berhenti membuat kebijakan publik tanpa basis riset ilmiah dan tidak berorientasi pada kesejahteraan masyarakat,” demikian bunyi tuntutan BEM UI dalam poin keempat dan kelima pernyataan mereka.

Seiring berjalannya aksi, massa mulai meluapkan kekecewaan dengan melempar botol plastik, bilah kayu, dan sampah ke arah barikade polisi.

Aparat keamanan kemudian meminta massa membubarkan diri karena aksi telah melewati batas waktu yang ditetapkan hingga pukul 18.00 WIB.

Hingga berita ini diturunkan, sebagian besar mahasiswa sudah mulai meninggalkan lokasi. Namun, salah satu peserta aksi dari Politeknik Negeri Jakarta (PNJ), Azzam, mengisyaratkan bahwa aksi lanjutan kemungkinan akan digelar kembali pada Rabu, 19 Februari 2025.

Situasi di sekitar Istana Merdeka berangsur kondusif, namun mahasiswa menegaskan bahwa perjuangan mereka belum berakhir.

Penulis : Yolanda T

Follow WhatsApp Channel gorontalo.intainews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Benarkah Gara-Gara Diputus Kontrak Media, Haji Lala Aktif Menyerang dan Memprovokasi Hubungan Walikota Dan Gubernur Gorontalo?
Saran Untuk Walikota Adhan Dambea Agar Berkantor Dilokasi Pembuangan Sampah
Mantap Pak Wali !!! Pemerintah Kota Gorontalo Buat Pengumuman Jam Buang Sampah Yang Dinilai Tidak Jelas
Wali Kota Adhan Dambea Dinilai Keliru, Sampah Menumpuk di Jalanan Dinilai Tak Sejalan dengan Klaim Banyak Penghargaan
Satu Tahun Memimpin, Berikut Daftar ‘Kesalahan’ Walikota Adhan Dambea Dimata Publik
Bulan Ini Tepat 13 Tahun Lalu Pasangan Adhan Dambea-Indrawanto Hasan Dicoret KPU Kota Gorontalo
Demi Nama Baik Gorontalo, Lima Bupati Diminta Bantu Walikota Karena Dinilai Tak Mampu Atasi Sampah di Daerahnya
Walikota Harus Bermohon Ke Gubernur Gorontalo Kalau Tak Mampu Atasi Persoalan Sampah Diwilayahnya

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 01:49

Benarkah Gara-Gara Diputus Kontrak Media, Haji Lala Aktif Menyerang dan Memprovokasi Hubungan Walikota Dan Gubernur Gorontalo?

Rabu, 25 Maret 2026 - 23:10

Saran Untuk Walikota Adhan Dambea Agar Berkantor Dilokasi Pembuangan Sampah

Sabtu, 14 Maret 2026 - 09:27

Mantap Pak Wali !!! Pemerintah Kota Gorontalo Buat Pengumuman Jam Buang Sampah Yang Dinilai Tidak Jelas

Kamis, 12 Maret 2026 - 14:28

Wali Kota Adhan Dambea Dinilai Keliru, Sampah Menumpuk di Jalanan Dinilai Tak Sejalan dengan Klaim Banyak Penghargaan

Selasa, 10 Maret 2026 - 16:32

Satu Tahun Memimpin, Berikut Daftar ‘Kesalahan’ Walikota Adhan Dambea Dimata Publik

Berita Terbaru

Gorontalo

Gubernur Tekankan SPPG Dukung Gizi dan Ekonomi Lokal

Rabu, 15 Apr 2026 - 10:39