Kota Gorontalo — Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie menegaskan pentingnya peran alumni perguruan tinggi dalam mendorong pembangunan daerah saat ia dipercaya menjadi penasihat Ikatan Keluarga Alumni Universitas Sebelas Maret (IKA UNS) Provinsi Gorontalo periode 2025–2029.
Ketua Umum IKA UNS yang juga Kepala Badan Kepegawaian Negara, Zudan Arif Fakrulloh, menetapkan kepengurusan tersebut dalam pelantikan pengurus IKA UNS Gorontalo yang berlangsung di Aula Rumah Jabatan Wakil Gubernur, Kamis (4/12/2025).
Pelantikan mengacu pada SK IKA UNS Pusat Nomor 0136/SK/IK-UNS/P/2025 dan menetapkan Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo Sugondo Makmur sebagai Ketua IKA UNS Gorontalo.
Zudan menyebut pelantikan di Gorontalo memiliki makna tersendiri karena menjadi agenda perdana yang ia pimpin sejak menjabat Ketua Umum IKA UNS.
Ia menilai alumni UNS di Gorontalo memiliki kapasitas besar untuk berkontribusi nyata bagi masyarakat.
“Ini pelantikan pertama saya sebagai Ketua Umum IKA UNS dan akan selalu saya ingat karena berlangsung di Gorontalo. Saya berharap pengurus yang dilantik dapat memperkuat kiprah alumni untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Zudan.
Ia juga mengajak seluruh alumni UNS, baik lulusan S1, S2, maupun S3, untuk memperkuat konsolidasi organisasi melalui pendataan alumni sebagai fondasi penguatan peran kelembagaan.
Idah Syahidah Rusli Habibie mengapresiasi kepercayaan yang diberikan dan mengenang keterlibatannya sebagai bagian dari angkatan pertama program pendidikan UNS di Gorontalo pada 2006 yang hanya diikuti sekitar 20 peserta. Ia menyebut jumlah tersebut kini berkembang menjadi 49 alumni dari lima angkatan.
“Banyak alumni yang kini menduduki jabatan strategis di pemerintah kabupaten/kota, provinsi, hingga instansi vertikal. Ini menjadi kebanggaan sekaligus bukti nyata kontribusi alumni UNS bagi Gorontalo,” jelas Idah.
Idah juga menekankan bahwa alumni yang berasal dari Korpri tetap harus menjunjung etika dan nilai Korps Pegawai Republik Indonesia meski berada pada peran dan fase pengabdian yang berbeda.
Ia mencontohkan pengalamannya sendiri yang tetap menjaga disiplin Korpri setelah pensiun dini pada 2019 untuk mengikuti kontestasi politik nasional.
“Pelantikan ini bukan hanya seremonial, tetapi menjadi awal dari kerja kolaboratif untuk mendukung pembangunan Provinsi Gorontalo melalui kontribusi alumni UNS Surakarta,” pungkasnya.
Kunjungan Zudan Arif Fakrulloh ke Gorontalo juga bertepatan dengan kehadirannya pada puncak peringatan Hari Ulang Tahun Korpri yang digelar Pemerintah Kota Gorontalo.
Penulis : Putri









