Soal Wacana Ganti Gibran, PDIP: Menarik, Ada Gejolak Politik Baru

Senin, 28 April 2025 - 17:23

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Gelombang usulan pergantian Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka terus menjadi sorotan. Ratusan purnawirawan jenderal TNI, termasuk Wapres ke-6 Try Sutrisno, kompak menyampaikan aspirasi kepada Presiden terpilih Prabowo Subianto agar Gibran diganti. Mereka menilai terpilihnya Gibran sebagai Wapres melanggar hukum acara Mahkamah Konstitusi (MK) dan Undang-Undang Kekuasaan Kehakiman.

Tak hanya soal pencopotan Gibran, forum purnawirawan tersebut juga menyampaikan delapan poin usulan lainnya, termasuk mendorong kembali ke UUD 1945 asli, menghentikan proyek pembangunan IKN, serta menghentikan masuknya tenaga kerja asing asal Tiongkok.

Isu ini menuai beragam respons. Sejumlah politikus dan mantan pejabat negara buka suara, ada yang mendukung sebagai bagian dari hak berpendapat, namun ada pula yang menilai usulan tersebut berpotensi bertentangan dengan konstitusi.

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang sebelumnya menaungi Gibran, ikut angkat bicara. Kepala Badan Riset dan Analisa Kebijakan PDIP, Andi Widjajanto, menilai tuntutan pencopotan Gibran sebagai fenomena politik yang patut dicermati.

“Menurut saya menarik karena ada dinamika politik baru yang terkait dengan proses pemilu, apakah yang nanti digugat adalah keabsahan ketika Gibran dicalonkan sebagai Wapres melalui proses di Mahkamah Konstitusi,” ujar Andi, dikutip dari TribunTangerang. Pada Minggu (28/4/2025).

Andi juga menduga bahwa di balik desakan tersebut terdapat kekhawatiran terkait tekanan geopolitik dan beban ekonomi di masa depan. Ia menyarankan agar para purnawirawan memberikan penjelasan lebih rinci mengenai motif dari gerakan tersebut.

Lebih lanjut, Andi menyatakan mendukung sikap Presiden Prabowo Subianto yang merespons usulan ini dengan kehati-hatian. Ia menilai, usulan pencopotan Gibran menyentuh aspek penting dalam sistem ketatanegaraan sehingga perlu dikaji mendalam berdasarkan Undang-Undang Dasar 1945.

Adapun delapan usulan forum purnawirawan tersebut meliputi:

1. Kembali ke UUD 1945 asli sebagai Tata Hukum Politik dan Tata Tertib Pemerintahan.

2. Mendukung Program Kerja Kabinet Merah Putih (Asta Cita) kecuali untuk kelanjutan pembangunan IKN.

3. Menghentikan proyek-proyek nasional seperti PIK 2 dan Rempang yang dianggap merugikan rakyat dan merusak lingkungan.

4. Menghentikan masuknya tenaga kerja asing asal Cina.

5. Menertibkan pengelolaan pertambangan sesuai Pasal 33 Ayat 2 dan 3 UUD 1945.

6. Melakukan reshuffle terhadap menteri yang terindikasi korupsi serta menindak pejabat yang masih terikat dengan kepentingan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo.

7. Mengembalikan Polri di bawah Kementerian Dalam Negeri untuk fokus pada fungsi Kamtibmas.

8. Mengusulkan pergantian Wakil Presiden kepada MPR RI.

 

Penulis : IB

Sumber Berita : Tribuntanggerang.com

Follow WhatsApp Channel gorontalo.intainews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Benarkah Gara-Gara Diputus Kontrak Media, Haji Lala Aktif Menyerang dan Memprovokasi Hubungan Walikota Dan Gubernur Gorontalo?
Saran Untuk Walikota Adhan Dambea Agar Berkantor Dilokasi Pembuangan Sampah
Mantap Pak Wali !!! Pemerintah Kota Gorontalo Buat Pengumuman Jam Buang Sampah Yang Dinilai Tidak Jelas
Wali Kota Adhan Dambea Dinilai Keliru, Sampah Menumpuk di Jalanan Dinilai Tak Sejalan dengan Klaim Banyak Penghargaan
Satu Tahun Memimpin, Berikut Daftar ‘Kesalahan’ Walikota Adhan Dambea Dimata Publik
Bulan Ini Tepat 13 Tahun Lalu Pasangan Adhan Dambea-Indrawanto Hasan Dicoret KPU Kota Gorontalo
Demi Nama Baik Gorontalo, Lima Bupati Diminta Bantu Walikota Karena Dinilai Tak Mampu Atasi Sampah di Daerahnya
Walikota Harus Bermohon Ke Gubernur Gorontalo Kalau Tak Mampu Atasi Persoalan Sampah Diwilayahnya

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 01:49

Benarkah Gara-Gara Diputus Kontrak Media, Haji Lala Aktif Menyerang dan Memprovokasi Hubungan Walikota Dan Gubernur Gorontalo?

Rabu, 25 Maret 2026 - 23:10

Saran Untuk Walikota Adhan Dambea Agar Berkantor Dilokasi Pembuangan Sampah

Sabtu, 14 Maret 2026 - 09:27

Mantap Pak Wali !!! Pemerintah Kota Gorontalo Buat Pengumuman Jam Buang Sampah Yang Dinilai Tidak Jelas

Kamis, 12 Maret 2026 - 14:28

Wali Kota Adhan Dambea Dinilai Keliru, Sampah Menumpuk di Jalanan Dinilai Tak Sejalan dengan Klaim Banyak Penghargaan

Selasa, 10 Maret 2026 - 16:32

Satu Tahun Memimpin, Berikut Daftar ‘Kesalahan’ Walikota Adhan Dambea Dimata Publik

Berita Terbaru

Gorontalo

Gubernur Tekankan SPPG Dukung Gizi dan Ekonomi Lokal

Rabu, 15 Apr 2026 - 10:39