Kota Gorontalo — Walikota Adhan Dambea benar-benar terjepit dengan polemik sampah di Kota Gorontalo. Alih-alih menyediakan konsep penanganan yang baik dan benar, justru posisi Walikota tambah dipersulit oleh pernyataan Kepala DLH Kota Gorontalo.
Dalam keterangannya, Lukman Kasim bukannya mengakui bahwa sampah adalah masalah besar yang sedang dihadapi Walikota, malah menuduh isu sampah ditunggangi oleh pihak bertanggungjawab.
Seberapa banyak Kepala Dinas yang pasang badan dipersoalan sampah, seberapa hebat para pembela Walikota tidak bisa merubah fakta bahwa sampah ada dimana-mana di Kota Gorontalo, ini fakta yang terpampang nyata.
Media ini berhasil memotret tumpukan sampah berserakan di Jantung Kota Gorontalo tepatnya di Jalan Budi Utomo, Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo, Jum’at (06/03/2026), Pukul 15.00 Wita.
Para pejabat Pemerintah Kota Gorontalo jangan jadi ‘lips service’ untuk Walikota, lebih baik berkata jujur dihadapan pimpinan bahwa persoalan sampah adalah persoalan serius yang harus dihadapi bersama ketimbang membela diri.
Jika jantung Kota Gorontalo saja tumpukan sampah berserakan, jangan heran beberapa waktu lalu Rumah Dinas dan Kantor Walikota turut dihiasi sampah-sampah yang membuat warga yakin Walikota tidak mampu mangatasi persoalan sampah di Kota Gorontalo.









