Gerakan Pangan Murah, Solusi Pemkot Kotamobagu Bantu Masyarakat Lawan Inflasi

Selasa, 22 Oktober 2024 - 17:43

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

gorontalo.intainews.id, KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga ketersediaan bahan pangan dengan harga yang stabil dan terjangkau bagi masyarakat.

Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah melalui Gerakan Pangan Murah (GPM), yang diselenggarakan oleh Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kotamobagu bekerja sama dengan Perum Bulog Sub Divre Bolaang Mongondow.

Pada pekan ini, GPM kembali hadir di Desa Bilalang Dua, Kecamatan Kotamobagu Utara, tepatnya pada Senin, 21 Oktober 2024. Program ini mendapatkan sambutan hangat dari masyarakat setempat yang antusias mengikuti kegiatan tersebut.

Kepala DKP Kotamobagu, Piter Suli, mengungkapkan bahwa seluruh bahan pangan yang disediakan dalam program ini habis terjual, menandakan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap bahan pokok dengan harga terjangkau.

“Program ini disambut baik oleh masyarakat, terbukti seluruh bahan yang disiapkan habis terjual. Dari Bulog sendiri selaku vendor menyiapkan beras SPHP sebanyak 500 kilogram, gula pasir 100 kilogram, dan minyak goreng 100 liter,” ujar Piter.

Pelaksanaan GPM kali ini menjadi bagian dari strategi Pemkot dalam memberikan akses mudah dan murah terhadap kebutuhan pokok. Beras SPHP, gula pasir, dan minyak goreng yang ditawarkan dijual dengan harga yang lebih rendah dibandingkan dengan harga pasar.

Inisiatif ini dirancang agar masyarakat dapat merasakan manfaat nyata dari upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas harga pangan dan mencegah inflasi.

Dalam situasi ekonomi yang fluktuatif saat ini, program seperti Gerakan Pangan Murah dianggap krusial. Pasalnya, perubahan harga bahan pangan dapat mempengaruhi daya beli masyarakat.

Oleh karena itu, Pemkot Kotamobagu melalui DKP, terus berusaha memastikan ketersediaan bahan pokok dengan harga yang wajar di tingkat lokal.
Menurut Piter Suli, inisiatif ini juga menjadi salah satu upaya pemerintah dalam menekan laju inflasi di Kotamobagu.

“Gerakan pangan murah ini bertujuan untuk membantu masyarakat agar dapat memperoleh bahan pangan dengan harga yang terjangkau di bawah harga pasar. Dengan adanya program ini, kami berharap masyarakat dapat terbantu dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari,” pungkas Piter.

Dengan kesuksesan pelaksanaan GPM di Desa Bilalang Dua, program ini diharapkan akan terus berlanjut di berbagai wilayah lainnya di Kotamobagu, guna memastikan seluruh masyarakat bisa mendapatkan akses pangan yang cukup dan dengan harga terjangkau. (*)

Follow WhatsApp Channel gorontalo.intainews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tiga Pedagang di Kotamobagu Didenda Puluhan Juta Karena Langgar Perda Pajak dan Retribusi
Kota Kotamobagu Capai 100 Persen Pembentukan Koperasi Merah Putih
Wali Kota Kotamobagu Kunjungi Perkebunan Nilam dan Tempat Penyulingan di Bungko
6000 M² Lahan Bawang Merah Dipanen, Wali Kota Apresiasi Dukungan BI ke Petani Kotamobagu
Ketua DPRD Kotamobagu Pimpin Rapat Paripurna Penyampaian LKPJ
Ketua DPRD Kotamobagu Adrianus Mokoginta Pimpin Anjangsana ke Panti Asuhan
Ketua DPRD Kotamobagu Dukung Pemberdayaan UMKM di Ansor Ramadan Expo 2025
Adrianus Mokoginta Serap Aspirasi Masyarakat dalam Reses di Lorong Osion

Berita Terkait

Selasa, 16 September 2025 - 21:49

Tiga Pedagang di Kotamobagu Didenda Puluhan Juta Karena Langgar Perda Pajak dan Retribusi

Sabtu, 31 Mei 2025 - 19:57

Kota Kotamobagu Capai 100 Persen Pembentukan Koperasi Merah Putih

Jumat, 2 Mei 2025 - 06:15

Wali Kota Kotamobagu Kunjungi Perkebunan Nilam dan Tempat Penyulingan di Bungko

Selasa, 15 April 2025 - 22:11

6000 M² Lahan Bawang Merah Dipanen, Wali Kota Apresiasi Dukungan BI ke Petani Kotamobagu

Jumat, 28 Maret 2025 - 22:41

Ketua DPRD Kotamobagu Pimpin Rapat Paripurna Penyampaian LKPJ

Berita Terbaru

Gorontalo

Gubernur Tekankan SPPG Dukung Gizi dan Ekonomi Lokal

Rabu, 15 Apr 2026 - 10:39