BOLTIM, gorontalo.intainews.id– Sering mengalami kehilangan uang hasil perkebunan membuat Ali Kenter bersama keluarga jadi bertanya – tanya siapa oknum dibalik ini semua.
Menyadari jangan sampai para pekerja tersinggung, meski kehilangan uang ratusan juta Ali Kenter tetap tenang saja. Ia hanya berharap, suatu waktu oknum yang terus menggasak uangnya akan terungkap.
Setelah kehilangan uang ratusan juta rupiah, Ali Kenter menemukan fakta mengejutkan: pelaku pencurian adalah seorang pekerja remaja berinisial RPM (13) yang bekerja bersamanya.
Ali mengungkapkan bahwa ia menemukan RPM di dalam kamarnya saat tengah mengambil uang.
“Ternyata, orang yang selama ini bekerja dengan saya yang melakukannya. RPM saya temukan ada di dalam kamar saya. Saat itu juga saya mengamankan RPM dengan cara mengikatnya agar tidak melarikan diri,” ujar Ali.
Ali kemudian mengirimkan video RPM yang telah diamankan kepada orang tua remaja tersebut, yang juga bekerja di perkebunannya, untuk memberitahukan situasi tersebut.
“Saya kirim video itu sebagai pesan bahwa pelaku yang selama ini dicari ternyata adalah anaknya,” tambahnya.
Namun, alih-alih menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan, Ali justru dilaporkan ke polisi oleh pihak keluarga RPM.
“Yang membuat saya heran, meskipun sudah jelas RPM ditemukan di kamar saya dan hal ini telah disampaikan ke orang tuanya, tapi malah saya yang dilaporkan ke polisi. Seharusnya saya yang membuat laporan, bukan mereka,” ungkapnya.
Ali menduga ada pihak lain yang menunggangi kasus ini untuk mengambil keuntungan.
“Saya merasa ada yang mengambil kesempatan dalam kesempitan. Tapi tidak apa-apa. Sebagai warga negara, saya akan taat pada hukum. Kita lihat bagaimana ujung cerita ini. Saya punya bukti lengkap,” tegas Ali.*
Penulis : NB
Editor : NB









