Pemerintah Indonesia Berhasil Evakuasi 65 WNI dari Suriah

Senin, 16 Desember 2024 - 15:22

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI berhasil mengevakuasi 30 warga negara Indonesia (WNI) dari Suriah yang terdampak konflik. Mereka tiba dengan selamat di Tanah Air pada Minggu (15/12/2024).

Evakuasi ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah untuk melindungi WNI di luar negeri, khususnya di daerah konflik. Direktur Pelindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kemlu RI, Judha Nugraha, menjelaskan bahwa pemerintah terus berkomunikasi dengan WNI di Suriah untuk memastikan kesiapan dalam proses evakuasi.

“Pemerintah Indonesia terus memantau dan melakukan komunikasi dengan WNI yang ada di Suriah, memastikan mereka mendapatkan perlindungan dan memfasilitasi evakuasi bagi yang ingin kembali,” ujar Judha dalam keterangan resmi, Senin (16/12/2024).

Sebelumnya, pada Kamis (12/12/2024), pemerintah telah memulangkan 35 WNI dalam gelombang pertama. Dengan tambahan 30 WNI dalam gelombang kedua, total WNI yang telah dievakuasi menjadi 65 orang. Proses evakuasi dilakukan melalui jalur darat dari Damaskus ke Beirut, Lebanon, sebelum melanjutkan perjalanan ke Jakarta menggunakan pesawat komersial.

“Proses evakuasi dilakukan dengan melintasi perbatasan Masnaa untuk mencapai Lebanon, dan kemudian melanjutkan penerbangan ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Jakarta,” jelas Judha.

Para WNI yang dievakuasi berasal dari berbagai daerah di Indonesia, seperti Aceh, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Selatan. Dari 30 orang yang dipulangkan, terdapat 25 perempuan dan 5 laki-laki.

Berdasarkan data Kemlu RI, terdapat sekitar 1.162 WNI yang tinggal di Suriah. Saat ini, 65 orang telah dipulangkan, sementara 84 lainnya telah menyatakan keinginan untuk kembali ke Indonesia. Kemlu terus bekerja sama dengan KBRI Damaskus untuk memantau situasi keamanan di Suriah, yang masih sangat dinamis akibat konflik, termasuk serangan Israel yang berkelanjutan.

“Sejak 7 Desember 2024, status Siaga Satu telah ditetapkan di seluruh Suriah mengingat kondisi keamanan yang terus berubah,” ungkap Judha. Pemerintah juga telah memperbarui rencana kontingensi, mengatur jalur evakuasi, dan melakukan pertemuan daring dengan WNI di Suriah untuk memastikan keselamatan mereka.

Kemlu mengimbau WNI yang masih berada di Suriah untuk meningkatkan kewaspadaan, menghindari lokasi rawan, mengurangi pergerakan yang tidak perlu, dan selalu berkomunikasi dengan KBRI Damaskus.

Bagi keluarga yang memiliki kerabat di Suriah, Kemlu menyediakan hotline Direktorat Pelindungan WNI di nomor +62 81-290-070-027 dan hotline KBRI Damaskus di nomor +963 954 444 810 untuk memberikan informasi dan bantuan lebih lanjut.

Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus melindungi dan memfasilitasi evakuasi WNI di daerah konflik. Dengan upaya ini, diharapkan semakin banyak WNI yang dapat kembali ke Tanah Air dengan selamat.***

 

Penulis : Wawan S

Sumber Berita : Infopublik.id

Follow WhatsApp Channel gorontalo.intainews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KPK Amankan Gubernur Riau Abdul Wahid dalam Operasi Tangkap Tangan
Eggi Sudjana Belum Penuhi Panggilan Polisi Terkait Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, Alasan Sakit di Luar Negeri
Pengusaha Sunarko Rilis E-book “Strategi Daftar Merek Disetujui DJKI” untuk Bantu Entrepreneur Amankan Brand
Usai Lawatan Luar Negeri, Presiden Prabowo Tanggapi Kasus Keracunan Program MBG
Pembangunan Berkeadilan, Menteri Nusron Tegaskan Reforma Agraria Jawab Ketimpangan Tanah
Wamenkomdigi: Bebas Punya Banyak Akun Medsos, Asal Terikat Single ID
6.118 Personel Disiagakan Kawal Aksi Demo Ojol di Jakarta Pusat
Purbaya Yudhi Sadewa Resmi Jabat Menkeu, Janjikan Pertumbuhan Ekonomi hingga 7 Persen

Berita Terkait

Senin, 3 November 2025 - 21:22

KPK Amankan Gubernur Riau Abdul Wahid dalam Operasi Tangkap Tangan

Senin, 3 November 2025 - 18:14

Eggi Sudjana Belum Penuhi Panggilan Polisi Terkait Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, Alasan Sakit di Luar Negeri

Sabtu, 27 September 2025 - 21:13

Pengusaha Sunarko Rilis E-book “Strategi Daftar Merek Disetujui DJKI” untuk Bantu Entrepreneur Amankan Brand

Sabtu, 27 September 2025 - 18:56

Usai Lawatan Luar Negeri, Presiden Prabowo Tanggapi Kasus Keracunan Program MBG

Kamis, 25 September 2025 - 12:07

Pembangunan Berkeadilan, Menteri Nusron Tegaskan Reforma Agraria Jawab Ketimpangan Tanah

Berita Terbaru

Gorontalo

Gubernur Tekankan SPPG Dukung Gizi dan Ekonomi Lokal

Rabu, 15 Apr 2026 - 10:39