Pasaman Barat Hadapi Tantangan Keuangan di Akhir Tahun 2024

Kamis, 2 Januari 2025 - 22:27

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Pasaman Barat, Maibonni, SE.

 

PASAMAN BARAT- Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat menghadapai tantangan keuangan menjelang akhir tahun anggaran 2024. Beberapa kegiatan yang sudah dilaksanakan belum dapat dibayar hingga akhir tahun karena penerimaan daerah tidak mencapai target. Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Dana Bagi Hasil (DBH) dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menjadi dua komponen utama yang tidak tercapai sesuai proyeksi.

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Pasaman Barat, Maibonni,  mengatakan ketidakcapaian ini mempengaruhi kemampuan daerah untuk memenuhi kewajiban belanja, baik operasional maupun modal. Akibatnya, sejumlah kewajiban belum dapat dipenuhi hingga akhir tahun anggaran 2024.

“Penundaan pembayaran ini untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas. Semua kegiatan yang telah dilaksanakan tetap akan dibayar, namun pembayaran dilakukan pada tahun anggaran berikutnya karena keterbatasan anggaran,” kata Maibonni.

Pemda Pasaman Barat berencana melakukan pergeseran anggaran pada Maret 2025 untuk menyelesaikan pembayaran yang tertunda. Pergeseran anggaran ini akan menjadi dasar hukum dan operasional untuk pembayaran utang belanja.

Pemda memastikan kegiatan 2024 tetap akan dibayar, meski pembayaran tertunda akibat keterbatasan anggaran sementara. Penundaan pembayaran ini sering terjadi setiap tahun dengan jumlah yang berbeda, mencerminkan dinamika pengelolaan keuangan daerah.

“Kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah sangat penting. Kami berkomitmen menyelesaikan kewajiban belanja sesuai aturan yang ada,” tambah Maibonni.

Pemda Pasaman Barat memastikan langkah-langkah yang diambil sesuai dengan prinsip tata kelola keuangan yang baik. Menyelesaikan kewajiban belanja menjadi prioritas agar kepercayaan masyarakat tetap terjaga.

Dengan langkah-langkah ini, Pemda optimis dapat menyelesaikan kewajiban pada tahun anggaran berikutnya dan terus memperbaiki pengelolaan keuangan daerah serta mengoptimalkan sumber pendapatan untuk mencegah hal serupa di masa depan.***

Penulis : Wawan S

Sumber Berita : Diskominfo Pasaman Barat

Follow WhatsApp Channel gorontalo.intainews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PWNU Gorontalo Tegaskan Sikap: Polri Perlu Tetap di Bawah Presiden RI
Gubernur Gorontalo Mengulik Keberhasilan NTB Dalam Percepatan IPR
SSB Diktra Prima Pobundayan Wakili Sulut di Ajang Nasional di Depok
Gubernur Sulut Yulius Selvanus Terima Aksi Damai Buruh, Janjikan Tindak Lanjut Aspirasi
Posyandu Flamboyan Desa Tuntung wakili Boltara di Lomba Tingkat Provinsi Sulut
ASN Muda Pimpin Birokrasi, Wagub Idah Syahidah: Transformasi Birokrasi Berbasis Manajemen Talenta
167 Koperasi Merah Putih Terbentuk, Bupati Gowa : Langkah Konkret Berdayakan Ekonomi Masyarakat
Hengki Maliki Tegaskan: Kasus MRN vs RSB Adalah Upaya Suap Untuk Bungkam Media, Bukan Pemerasan!
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 5 Februari 2026 - 23:02

PWNU Gorontalo Tegaskan Sikap: Polri Perlu Tetap di Bawah Presiden RI

Selasa, 14 Oktober 2025 - 21:07

Gubernur Gorontalo Mengulik Keberhasilan NTB Dalam Percepatan IPR

Sabtu, 6 September 2025 - 09:13

SSB Diktra Prima Pobundayan Wakili Sulut di Ajang Nasional di Depok

Rabu, 3 September 2025 - 09:08

Gubernur Sulut Yulius Selvanus Terima Aksi Damai Buruh, Janjikan Tindak Lanjut Aspirasi

Senin, 28 Juli 2025 - 16:22

Posyandu Flamboyan Desa Tuntung wakili Boltara di Lomba Tingkat Provinsi Sulut

Berita Terbaru

Gorontalo

Gubernur Tekankan SPPG Dukung Gizi dan Ekonomi Lokal

Rabu, 15 Apr 2026 - 10:39