GOINTAINEWS.ID – Dibalik riuh gempita perayaan HUT RI Ke- 80, ada cerita buruk menodai perjuangan para pejuang kemerdekaan. Isu dugaan ‘suap’ salah satu anggota DPRD Provinsi Gorontalo menimpa Umar Karim kini ditelan bumi.
Umar Karim dituding menerima duit (Upeti) atas permasalahan lahan kelapa sawit. Banyak pihak menyayangkan kehadirannya di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) beberapa waktu lalu hanya pencitraan untuk menutupi isu yang menimpanya.
Seharusnya, Umar Karim bersama Pansus Sawit juga terbuka soal dugaan kasus yang menimpanya itu.
“Kalau Umar Karim benar-benar ingin membuktikan bahwa Pansus Sawit bersih, laporkan juga ke KPK, sampai sekarang Pansus tersandera dengan dugaan suap yang menimpanya”. Ujar salah satu warga di Kota Gorontalo yang enggan disebutkan namanya.
Memang Umar Karim sendiri sudah melaporkan oknum humas salah satu perusahaan kelapa sawit di Mapolda Gorontalo pada Selasa (15/07/2025).
Tapi hingga kini laporan tersebut belum ditindaklanjuti. Publik berharap banyak kasus ‘Upeti’ Rp. 300 Juta akan terang benderang dan tidak melukai perasaan publik kepada para wakil rakyat.
Apalagi, bangsa Indonesia sedang merayakan HUT Proklamasi Kemerdekaan Ke-80. Bangsa Indonesia tidak boleh dinodai dengan dugaan suap Wakil Rakyat.
Penulis : RTB









