Anak Muda Gorontalo Tunjukkan Identitas Religius di Panggung Nasional

Selasa, 7 Oktober 2025 - 11:46

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GORONTALO — Sebelas anak muda Gorontalo membawa semangat baru ke Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) Nasional XXVIII di Sulawesi Tenggara. Mereka bukan sekadar peserta lomba, tetapi wajah muda Gorontalo yang menegaskan identitas daerah Serambi Madinah di tengah derasnya arus budaya digital.

Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail melepas keberangkatan mereka di Rumah Jabatan Gubernur, Selasa (7/10/2025). Ia menekankan agar para peserta tampil santun, berakhlak, dan percaya diri saat membawa nama daerah di tingkat nasional.

“Saya ingin mereka tidak hanya mengejar medali, tapi menunjukkan siapa kita sebagai masyarakat Qur’ani,” tegas Gusnar di hadapan kafilah muda tersebut.

Sebelas peserta itu akan berkompetisi di berbagai cabang, mulai dari tilawah, hafalan Al-Qur’an, hafalan Hadits, hingga karya tulis ilmiah Al-Qur’an. Mereka menjalani latihan intens selama dua bulan di bawah bimbingan pelatih profesional yang memperkuat tajwid, fashahah, penguasaan lagu, dan mental bertanding.

Ketua Umum LPTQ Gorontalo, Budiyanto Sidiki, menjelaskan bahwa pelatihan tahap akhir berlangsung dari 29 September hingga 2 Oktober, dengan fokus pada pemantapan teknik dan mental.

“Kami ingin melahirkan generasi Qur’ani yang disiplin, tangguh, dan berkarakter, bukan hanya fasih membaca Al-Qur’an,” ungkapnya.

Keberangkatan kafilah ini juga mencerminkan gerakan kebangkitan spiritual anak muda Gorontalo. Di tengah tren digital yang sering menjauhkan generasi muda dari nilai agama, mereka hadir sebagai contoh bahwa teknologi dan spiritualitas bisa berjalan beriringan.

Gusnar memuji pembinaan berjenjang yang dilakukan Kanwil Kemenag dan LPTQ Gorontalo, yang terbukti melahirkan qari muda berprestasi nasional. Gorontalo sendiri memiliki catatan membanggakan: pada STQH Nasional 2019 di Pontianak, kafilahnya meraih Terbaik II Nasional di cabang hafalan 100 Hadits bersanad, dan torehan itu berlanjut di Sofifi pada 2021.

Bagi Gusnar, partisipasi anak muda dalam ajang keagamaan ini bukan hanya soal lomba, tetapi bentuk nyata regenerasi moral di Gorontalo.

“Lewat mereka, semangat Serambi Madinah tetap menyala. Nilai-nilai Qur’ani harus menjadi napas kehidupan masyarakat kita, terutama generasi muda,” tutupnya.

Penulis : Putri

Follow WhatsApp Channel gorontalo.intainews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Idah Syahidah Tekankan Satpol PP Humanis Lewat Pelatihan Dasar
Memalukan, Dibawah Kepemimpinan Walikota Adhan Dambea Kualitas SDM Di Kota Gorontalo Terburuk Ke 2 Se Sulawesi
Walikota Adhan Dambea Makan Snack Kesukaan Anak Kecil Jadi Catatan Buruk Peran Saka Nasional Tahun 2025
Ijazah Gubernur Gusnar Ismail Tidak Pernah Digugat Dan Dicoret Dari Pemilihan Kepala Daerah Di Gorontalo
Dukung Kelestarian Pesisir, Idah Syahidah Serahkan Bantuan ke Boalemo
Gubernur Gusnar Nilai Muhammadiyah Konsisten Dorong Kemajuan dan Kesejahteraan Umat
Menpora Pakai Kemeja Smart, Gubernur Disindir, Yang Penting Ijazah Gubernur Gusnar Ismail Jelas
Gubernur Gusnar Ingatkan Guru Bijak Hadapi Era Demokrasi Digital

Berita Terkait

Senin, 1 Desember 2025 - 17:00

Idah Syahidah Tekankan Satpol PP Humanis Lewat Pelatihan Dasar

Jumat, 14 November 2025 - 17:29

Memalukan, Dibawah Kepemimpinan Walikota Adhan Dambea Kualitas SDM Di Kota Gorontalo Terburuk Ke 2 Se Sulawesi

Selasa, 11 November 2025 - 17:34

Walikota Adhan Dambea Makan Snack Kesukaan Anak Kecil Jadi Catatan Buruk Peran Saka Nasional Tahun 2025

Senin, 10 November 2025 - 01:41

Ijazah Gubernur Gusnar Ismail Tidak Pernah Digugat Dan Dicoret Dari Pemilihan Kepala Daerah Di Gorontalo

Minggu, 9 November 2025 - 18:08

Gubernur Gusnar Nilai Muhammadiyah Konsisten Dorong Kemajuan dan Kesejahteraan Umat

Berita Terbaru