Kota Gorontalo, Intainews.id – Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail mempercepat pemantapan persiapan pencanangan Program Pengembangan Hilirisasi Industri Ayam Terintegrasi yang akan dilaksanakan di Kabupaten Gorontalo Utara.
Langkah tersebut dibahas dalam rapat koordinasi di Aula Rumah Jabatan Gubernur, Sabtu (10/1/2025).
Rapat dihadiri Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie, Ketua DPRD Idrus Thomas Mopili, Wakil Bupati Gorontalo Utara, serta sejumlah pimpinan OPD terkait guna memastikan kesiapan lintas sektor.
Gubernur Gusnar mengungkapkan bahwa tim dari Jakarta dijadwalkan turun langsung meninjau kesiapan lokasi pengembangan klaster di Desa Tolongio, Kecamatan Anggrek.
Ia meminta seluruh perangkat daerah merespons cepat berbagai kebutuhan teknis agar tahapan persiapan berjalan optimal.
“Di lokasi tersebut juga kami sudah menuntaskan calon lahan yang diperlukan untuk pengembangan klaster ini kurang lebih ada lima hektar yang berlokasi di Desa Tolongio, Kecamatan Anggrek, Kabupaten Gorontalo Utara,” kata Gusnar.
Ia menjelaskan, jadwal pencanangan program yang sebelumnya direncanakan pada 7 Januari mengalami penyesuaian waktu.
Pemerintah Provinsi kemudian menetapkan pencanangan akan dilaksanakan pada 19 Januari 2025.
Gusnar juga meminta instansi teknis memastikan kondisi fisik lokasi kegiatan, terutama kontur tanah dan akses jalan menuju area pencanangan.
Ia menekankan pentingnya perbaikan dan perataan lahan jika dibutuhkan, khususnya menghadapi kondisi musim hujan.
“Mohon dicek kontur lahan dan jalan masuk, terutama saat musim hujan, agar tidak menghambat kegiatan,” pungkas Gusnar.
Selain aspek lokasi, pemerintah provinsi juga menaruh perhatian pada kesinambungan bahan baku utama.
Ketersediaan jagung menjadi faktor penting untuk mendukung operasional pabrik pakan dalam sistem hilirisasi ternak terintegrasi.
“Yang sementara kami siapkan adalah bagaimana menjaga suplai jagung agar stok pabrik pakan ternak tetap terjaga dan berkelanjutan,” kata Gusnar.
Penulis : Yt









