Kota Gorontalo, INTAINEWS.ID – Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie melakukan peninjauan langsung ke kantor PT Pertamina (Persero) Fuel Gorontalo yang berada di Kelurahan Tenda, Kecamatan Hulonthalangi, Kota Gorontalo, Kamis (5/3/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) tetap aman menjelang perayaan Hari Raya Idulfitri.
Dalam keterangannya, Wakil Gubernur menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Gorontalo ingin memastikan distribusi BBM di daerah berjalan lancar, terutama menjelang periode meningkatnya kebutuhan masyarakat pada masa lebaran.
“Kunjungan ini untuk memastikan stok BBM dalam kondisi aman sehingga masyarakat tidak perlu khawatir menjelang Idulfitri,” ujar Idah.
Pada kesempatan itu, Idah juga menanggapi aksi demonstrasi yang dilakukan oleh sejumlah nelayan yang meminta penambahan kuota solar bersubsidi. Ia menilai aksi tersebut berlangsung tertib dan para nelayan hanya menyampaikan aspirasi terkait kebutuhan tambahan BBM untuk mendukung aktivitas melaut.
Wagub menjelaskan bahwa nelayan mengusulkan penambahan kuota solar bersubsidi sebesar 5.000 liter per bulan atau sekitar 86 kiloliter (KL). Aspirasi tersebut akan ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan Komisi XII DPR RI.
Menurutnya, anggota Komisi XII DPR RI Rusli Habibie sebelumnya juga telah memperjuangkan pemenuhan kebutuhan solar bagi sektor transportasi darat, sehingga kebutuhan nelayan di Gorontalo juga diharapkan dapat diperjuangkan.
Idah menambahkan bahwa peningkatan kebutuhan solar turut dipengaruhi adanya bantuan lima unit kapal dari Pemerintah Provinsi Gorontalo kepada nelayan. Setiap kapal diperkirakan membutuhkan sekitar 1.000 liter solar per bulan sehingga total tambahan kebutuhan mencapai sekitar 5.000 liter setiap bulannya.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa kuota solar bersubsidi telah memiliki batasan tertentu yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat. Oleh karena itu, diperlukan koordinasi lebih lanjut agar kebutuhan tambahan bagi nelayan dapat dipertimbangkan tanpa melanggar aturan yang berlaku.
Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Gorontalo juga telah menyampaikan surat permohonan penambahan kuota BBM bersubsidi jenis Biosolar sebesar 86 KL per bulan. Permohonan tersebut diajukan untuk periode Maret hingga Desember 2026 dengan total kebutuhan mencapai 860 KL.
Selain melakukan peninjauan di fasilitas Pertamina Fuel Gorontalo, Wakil Gubernur juga menyempatkan diri mengunjungi Tempat Pelelangan Ikan Tenda untuk melihat langsung kondisi kapal nelayan sekaligus memantau harga ikan yang diperdagangkan di lokasi pelelangan.
Penulis : Sy









