Kabupaten Gorontalo, INTAINEWS.ID – Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie kembali menyalurkan Bantuan Langsung Pangan Pemerintah Provinsi Gorontalo (BLP3G) Tahun 2026 kepada masyarakat di empat kecamatan di Kabupaten Gorontalo, Jumat (6/3/2026).
Penyaluran bantuan dilaksanakan di kantor kecamatan masing-masing dan turut didampingi Kepala Dinas Sosial dan Pencatatan Sipil Provinsi Gorontalo Reflin Buata serta Kepala Dinas Sosial Kabupaten Gorontalo Afriyani Katili.
Empat kecamatan yang menjadi lokasi penyaluran bantuan yakni Kecamatan Batudaa dengan 43 keluarga penerima manfaat (KPM), Kecamatan Tabongo 92 KPM, Kecamatan Dungaliyo 60 KPM, serta Kecamatan Bongomeme 57 KPM. Secara keseluruhan, bantuan tersebut disalurkan kepada 252 KPM.
Wakil Gubernur Idah Syahidah menjelaskan bahwa program BLP3G Tahun 2026 secara khusus ditujukan bagi masyarakat lanjut usia (lansia) dan penyandang disabilitas. Karena itu, pemerintah daerah berupaya memastikan bantuan tersebut benar-benar diterima oleh kelompok masyarakat yang berhak.
“Ini sudah hari keempat saya bersama jajaran Dinas Sosial secara maraton menyerahkan BLP3G di tiga kabupaten prioritas, langsung di kantor-kantor kecamatan sesuai jadwal. Tahun ini BLP3G memang dikhususkan bagi lansia dan penyandang disabilitas,” ujar Idah.
Dalam setiap kegiatan penyaluran, Idah juga memperhatikan langsung para penerima manfaat yang hadir di lokasi. Dari hasil pemantauan selama beberapa hari pelaksanaan penyaluran bantuan, ia mengaku bersyukur karena mayoritas penerima yang datang memang berasal dari kelompok lansia sehingga bantuan yang diberikan dinilai tepat sasaran.
“Biasanya kalau saya lihat yang datang masih muda, saya tanya dulu apakah dia penerima atau hanya mendampingi orang tua atau keluarga yang lansia. Kalau hanya mendampingi atau mewakili tentu diperbolehkan. Tapi alhamdulillah rata rata yang hadir adalah kelompok lansia. Terima kasih kepada oma dan opa sekalian,” sambungnya.
Pada kesempatan tersebut, Wakil Gubernur juga mengingatkan para penerima manfaat agar bantuan pangan yang diberikan pemerintah tidak diperjualbelikan, melainkan dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan keluarga, terutama di bulan Ramadan.
Berdasarkan data dari Dinas Sosial dan Pencatatan Sipil Provinsi Gorontalo, dari total 3.000 keluarga penerima manfaat yang menjadi target program BLP3G tahun ini, hingga saat ini sebanyak 1.055 KPM atau sekitar 35,17 persen telah menerima bantuan di tiga kabupaten prioritas.
Adapun paket bantuan pangan yang disalurkan kepada setiap penerima terdiri dari 10 kilogram beras, 2 liter minyak goreng, 1 kilogram gula pasir, serta 10 butir telur ayam dengan total nilai komoditas sebesar Rp252.460 per paket.
Penulis : Sy









