Kota Gorontalo, INTAINEWS.ID – Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail mengajak seluruh kader dan alumni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) untuk turut berperan dalam mendukung tiga program strategis pemerintah provinsi. Ajakan tersebut disampaikan pada kegiatan Halal Bihalal KAHMI/HMI – FORHATI/KOHATI yang digelar di Aula Rumah Jabatan Gubernur, Rabu (8/4/2026), dan dihadiri Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi.
Tiga program yang menjadi perhatian yakni pengembangan Bandara Djalaluddin Tantu sebagai embarkasi haji penuh, pembangunan Masjid Raya Gorontalo Islamic Centre, serta peningkatan status IAIN menjadi UIN. Program-program tersebut diharapkan mampu mendorong kemajuan peradaban Islam di Gorontalo.
“Embarkasi haji saat ini tengah dibangun apron pesawat berbadan lebar. sekarang apronnya, runwaynya nanti tahun 2027. Kalau konstruksi jadi, kita pumya rencana umroh bisa terbang langsung dari Gorontalo ke Tanah Suci. Peserta umroh Gorontalo setiap tahun ada 3.000 sampai 4.000 orang,” jelas mantan Ketua HMI Cabang Manado tahun 1983 itu.
Terkait perubahan status IAIN Sultan Amai menjadi universitas, proses pengusulan disebut telah berada di Sekretariat Negara dan diharapkan dapat segera terealisasi dengan dukungan berbagai pihak, termasuk kader HMI.
“Terakhir, pembangunan Masjid Raya. Kalau di Aceh dikenal sebagai Serambi Mekah, maka Gorontalo sudah lama mengklaim sebagai Serambi Madinah. Bedanya di Aceh ada masjid raya, kita di Gorontalo yang belum ada,” sambungnya.
Momentum kehadiran Wakil Menteri Transmigrasi juga dimanfaatkan untuk mempromosikan rencana pembangunan Masjid Raya Gorontalo Islamic Centre. Dalam kesempatan tersebut ditampilkan video desain masjid serta kode batang (QRIS) donasi sebagai upaya menggalang dukungan dari para tamu undangan dan kader HMI yang hadir.
Penulis : S.









