Pulubala, Gorontalo — Pemerintah Provinsi Gorontalo bersama tim dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Balai Pelaksanaan Penyediaan Perumahan Wilayah (BPPW) meninjau calon lokasi pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Mulyonegoro, Kecamatan Pulubala, Kabupaten Gorontalo, Senin (15/9/2025). Peninjauan ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo, Sofian Ibrahim.
Dalam kunjungannya, Sekdaprov Sofian menjelaskan bahwa sebelumnya tim telah melakukan survei di beberapa titik alternatif. Dari hasil peninjauan, lahan di Desa Mulyonegoro dengan luas 7,6 hektar dinilai paling memenuhi syarat dan strategis untuk pembangunan Sekolah Rakyat.
“Insya Allah kita akan melakukan survei kedua untuk memastikan kondisi lahan dan ukuran pastinya. Mudah-mudahan pembangunan ini segera terlaksana karena sebenarnya usulan kita di Kementerian Sosial dan Kementerian Pendidikan sudah siap, hanya menunggu lahan yang paling layak,” ujar Sofian.
Pembangunan Sekolah Rakyat tersebut akan difasilitasi langsung oleh Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia, sementara pemerintah daerah bertugas menyiapkan dan mengamankan lahan. Sofian juga menyebutkan bahwa sejumlah daerah di Provinsi Gorontalo telah menyiapkan lahan sesuai standar minimal yang ditetapkan pemerintah pusat.
“Pemda lain juga kami minta segera menyiapkan. Kami dorong Pemda Pohuwato, Gorut, dan Kota Gorontalo untuk bergerak cepat. Boalemo sudah menyiapkan sepuluh lahan, Kabupaten Gorontalo hampir delapan, dan Bone Bolango juga siap,” jelasnya.
Setelah peninjauan ini, tahap berikutnya adalah pengukuran serta verifikasi sertifikat tanah bersama pemilik lahan dan Kementerian PU. Jika semua persyaratan terpenuhi dan disetujui pemerintah pusat, maka proses alokasi anggaran serta pembelian lahan akan segera dilaksanakan.
Program pembangunan Sekolah Rakyat diharapkan menjadi langkah strategis untuk memperluas akses pendidikan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Provinsi Gorontalo.
Penulis : Rb









