Hendak Unjuk Rasa, Warga Buntu Pane Usir Belasan Aktivis Pena Sumut

Jumat, 11 Oktober 2024 - 08:35

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ASAHAN (SUMUT) – gorontalo.intainews.id |Ratusan masyarakat Desa Buntu Pane Kecamatan Buntu Pane Kabupaten Asahan,hadang dan usir sejumlah aktivis mahasiswa yang akan menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Desa Buntu Pane, Kamis (10/10) sekkra pukul 12:30 Wib.

Kedatangan belasan masa yang datang mengaku dari Pemuda dan Mahasiswa Aktivis Sumatera Utara (Pena Sumut) ini, berencana akan melakukan aksi demonstrasi di kantor Kades Buntu Pane, datang mengendarai sepedamotor dan mobil pickup yang membawa soundsistem.

Namun, sebelum sampai di Kantor Desa Buntu Pane, ratusan warga Buntu Pane langsung melakukan aksi penghadangan dan pengusiran pada pendemo, karena tidak terima Kepala Desa (Kades) Buntu Pane, Manten Aperi Simbolon SH dituding melakukan korupsi Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD).

“Pergi kalian dari sini. Jangan kalian buat kegaduhan dengan memfitnah Kades kami. Desa kami ini sudah aman dan tenteram. Jangan kalian demo Kades kami. Kades kami orangnya amanah dan baik, ” teriak Rudi salah seorang warga yang melakukan aksi pengusiran.

“Kalau kalian mendemo Kades kami. Kami ratusan warga Buntu Pane yang akan berhadapan dengan kalian. Tidak senang kami,Pak Manten kalian fitnah sebagai orang yang korupsi, ” teriak Andri, warga Dusun I Buntu Pane.

Setelah mereka dihadang dan di hardik oleh ratusan warga, namun mahasiswa bertahan tidak mau pergi dari Desa. Melihat hal itu, warga langsung emosi dengan melempari belasan mahasiswa dan pemuda yang akan berdemo dengan telur busuk dan air mineral.

“Cepat pergi kalian dari sini. Kalau tidak,tak bisa pulang kalian dari sini. Jangan kalian pancing kemarahan kami. Ini desa kami yang kami cintai, jangan kalian kotori, ” tegas warga sembari mengusir aktivis.

Kericuhan saling tarik dan dorong sempat terjadi antara warga dengan aktivis mahasiswa ditengah jalan. Beruntung, polisi yang sedari tadi mengawal aksi melakukan pengamanan,langsung sigap menyelamatkan mahasiswa dengan menyuruh mereka pergi.

Karena sudah ada amukan massa yang emosi dengan melihat kedatangan mereka, para aktivis mahasiswa langsung pergi belarian pergi meninggalkan desa Buntu Pane. Warga langsung berhenti mengejar pendemo, karena sudah pergi.

Terpisah, Kades Buntu Pane Manten Aperi Simbolon SH yang dikonfirmasi wartawa, Kamis (10/10) di lokasi, mengaku terkejut dengan aksi spontanitas warganya.

Pasalnya, warga desa Buntu Pane dan warga desa lainnya datang dengan sendirinya berdatangan ke kantor desa tanpa ada dikomandoi.

“Saya terkejut dengan aksi masyarakat desa Buntu Pane dan masyarakat 10 desa lainnya yang datang kesini. Mereka tidak ada saya panggil, tapi mereka datang sendiri. Bahkan, warga datang dengan 10 orang Kades lainnya, untuk mendukung dan mensuport Saya, ” kata Manten.

Warga yang datang ini, kata Manten, karena tidak senang dengan tudingan sejumlah mahasiswa yang menuduh saya korupsi, “kata Manten.

Pantauan wartawan di lokasi, melihat beberapa aktivis mahasiswa yang akan menggelar demo dikantor Desa Buntu Pane, di hadang dan di usir paksa oleh masyarakat setempat. Sempat terjadi kericuhan antara kedua belah pihak. Namun, dengan cepat diatasi oleh kepolisian dari Polres Asahan.

Dalam aksi itu, sempat terdengar ratusan warga berteriak “Hidup kotak kosong. Pilih kolom kosong”, ” teriak warga didepan sepuluh Kades dan Camat Buntu Pane serta polisi.

 

Penulis : Amin Harahap

Editor : Wawan S

Follow WhatsApp Channel gorontalo.intainews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Korupsi Dana BOS-BOP, NGO Tuntut Kakan Kemenag Asahan Dicopot
Hujan Lebat Disertai Angin Kencang Terjang Kota Kisaran, Sejumlah Pohon Tumbang
DPP A LIMA Demo di DPRD Asahan, Tuntut PAW Anggota Dewan Terlibat Judi
LCC Tingkat SD dan SMP Se-Kabupaten Asahan Tahun 2025 Resmi Dibuka
Geger Cinta Terlarang, Suami di Asahan Lapor Istri dan Oknum Pengurus FKUB Usai Temukan Chat Mesra
Aksi Unjuk Rasa Warga Pasar Kisaran Tuntut Pembongkaran Pagar Jalan yang Dibangun Oknum Pemilik Pasar
Efisiensi Anggaran, Mahasiswa IAIN Manado Jalani Sidang Skripsi dari Kos.
UPTD SMP Negeri 3 Kisaran Peringati Isra’ Mi’raj, Bangun Karakter Siswa yang Berintegritas

Berita Terkait

Selasa, 3 Juni 2025 - 10:23

Dugaan Korupsi Dana BOS-BOP, NGO Tuntut Kakan Kemenag Asahan Dicopot

Kamis, 29 Mei 2025 - 10:12

Hujan Lebat Disertai Angin Kencang Terjang Kota Kisaran, Sejumlah Pohon Tumbang

Kamis, 15 Mei 2025 - 07:45

DPP A LIMA Demo di DPRD Asahan, Tuntut PAW Anggota Dewan Terlibat Judi

Selasa, 29 April 2025 - 21:14

LCC Tingkat SD dan SMP Se-Kabupaten Asahan Tahun 2025 Resmi Dibuka

Selasa, 15 April 2025 - 20:41

Geger Cinta Terlarang, Suami di Asahan Lapor Istri dan Oknum Pengurus FKUB Usai Temukan Chat Mesra

Berita Terbaru

Gorontalo

Gubernur Tekankan SPPG Dukung Gizi dan Ekonomi Lokal

Rabu, 15 Apr 2026 - 10:39