Dugaan Korupsi Dana BOS-BOP, NGO Tuntut Kakan Kemenag Asahan Dicopot

Selasa, 3 Juni 2025 - 10:23

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi NGO Topan-AD Kabupaten Asahan menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Asahan//Foto: Ahmad Afrizal Margolang.

Puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi NGO Topan-AD Kabupaten Asahan menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Asahan//Foto: Ahmad Afrizal Margolang.

ASAHAN, gorontalo.intainews.id — Puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi NGO Topan-AD Kabupaten Asahan menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Asahan, Senin (2/6/2025).

Aksi tersebut digelar sebagai bentuk protes terhadap dugaan praktik korupsi dan pungutan liar (pungli) dalam pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) di bawah naungan Kemenag Asahan.

Massa aksi datang dengan mengendarai sepeda motor dan becak motor (betor), sambil membawa pengeras suara dan poster-poster bertuliskan kecaman terhadap tindakan korupsi.

Aksi ini mendapat pengawalan ketat dari pihak Kepolisian Resor (Polres) Asahan.

Dalam orasinya, Koordinator Aksi, Adi Wirawan, menyampaikan bahwa pihaknya menduga telah terjadi penyalahgunaan dana BOS dan BOP di sejumlah satuan pendidikan seperti MIN, MIS, MTsN, MTsS, MAN, dan MAS di wilayah Asahan yang tersebar di 25 kecamatan.

“Dugaan korupsi dan pungli tidak hanya menyasar dana BOS dan BOP, tapi juga dalam pengurusan pangkat atau golongan ASN di lingkungan Kemenag Asahan. Kami menduga kuat ini untuk kepentingan pribadi maupun kelompok tertentu,” ungkap Adi.

Secara bergantian, para demonstran menyampaikan tuntutan mereka, termasuk desakan agar Kepala Kantor Wilayah Kemenag Sumatera Utara segera mencopot Kepala Kemenag Asahan, H. Abdul Manan, dan menggantinya dengan ASN yang dinilai akuntabel dan transparan.

Sementara itu, Bormen Panjaitan, selaku penanggung jawab aksi, turut mendesak Kejaksaan Negeri (Kejari) Asahan untuk turun tangan mengusut tuntas kasus ini.

“Kami mendesak Kejari Asahan memeriksa dan menangkap pejabat terkait, termasuk Kepala Kemenag Asahan, Bendahara, Kepala Tata Usaha, dan para kepala sekolah yang diduga terlibat dalam praktik pungli pada pencairan dana BOS dan BOP,” ujar Bormen lantang.

Bormen juga menyinggung perlunya transparansi dalam pengelolaan dana dan kuota haji serta data travel umrah yang terdaftar di Kemenag Asahan, yang selama ini dinilai tertutup dan tidak diumumkan secara terbuka.

Usai melakukan orasi, perwakilan massa akhirnya diterima oleh Kakan Kemenag Asahan dan jajarannya di Aula Kantor Kemenag.

Namun, karena tidak mencapai kesepakatan dan terjadi perdebatan, perwakilan massa keluar dari ruangan dan aksi dibubarkan dengan pengawalan aparat kepolisian.

Aliansi NGO Topan-AD Asahan menyatakan bahwa aksi ini bukan yang terakhir. Mereka berencana akan menggelar aksi lanjutan jika tuntutan mereka tidak segera direspons secara konkret oleh pihak berwenang.***

Penulis : Ahamad Afrizal Margolang

Editor : NB

Follow WhatsApp Channel gorontalo.intainews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hujan Lebat Disertai Angin Kencang Terjang Kota Kisaran, Sejumlah Pohon Tumbang
DPP A LIMA Demo di DPRD Asahan, Tuntut PAW Anggota Dewan Terlibat Judi
LCC Tingkat SD dan SMP Se-Kabupaten Asahan Tahun 2025 Resmi Dibuka
Geger Cinta Terlarang, Suami di Asahan Lapor Istri dan Oknum Pengurus FKUB Usai Temukan Chat Mesra
Aksi Unjuk Rasa Warga Pasar Kisaran Tuntut Pembongkaran Pagar Jalan yang Dibangun Oknum Pemilik Pasar
Efisiensi Anggaran, Mahasiswa IAIN Manado Jalani Sidang Skripsi dari Kos.
UPTD SMP Negeri 3 Kisaran Peringati Isra’ Mi’raj, Bangun Karakter Siswa yang Berintegritas
Pelantikan DPC GRIB Jaya Asahan 2025-2029 Berlangsung Spektakuler, Ribuan Massa Hadir

Berita Terkait

Selasa, 3 Juni 2025 - 10:23

Dugaan Korupsi Dana BOS-BOP, NGO Tuntut Kakan Kemenag Asahan Dicopot

Kamis, 29 Mei 2025 - 10:12

Hujan Lebat Disertai Angin Kencang Terjang Kota Kisaran, Sejumlah Pohon Tumbang

Kamis, 15 Mei 2025 - 07:45

DPP A LIMA Demo di DPRD Asahan, Tuntut PAW Anggota Dewan Terlibat Judi

Selasa, 29 April 2025 - 21:14

LCC Tingkat SD dan SMP Se-Kabupaten Asahan Tahun 2025 Resmi Dibuka

Selasa, 15 April 2025 - 20:41

Geger Cinta Terlarang, Suami di Asahan Lapor Istri dan Oknum Pengurus FKUB Usai Temukan Chat Mesra

Berita Terbaru