Home / NTT

Oknum Polisi di Sikka Cabuli Anak, Dipecat Tak Hormat meski Bebas dari Jerat Pidana

Senin, 14 April 2025 - 16:23

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SIKKA– Keadilan kembali diuji di lingkungan Polres Sikka. Seorang anggota polisi, berpangkat Bripka Berinisial (IW), resmi dipecat tidak dengan hormat (PTDH) setelah dinyatakan melanggar kode etik berat terkait dugaan pencabulan terhadap dua anak di bawah umur.

Sidang Komisi Kode Etik Profesi (KKEP) yang berlangsung selama dua hari dan ditutup pada Sabtu, 12 April 2025, memutuskan IW bersalah secara etik. Namun ironis, IW tak tersentuh proses hukum pidana lantaran keluarga korban belum melaporkan kasus ini secara resmi ke kepolisian.

“Setelah melalui proses sidang etik yang dipimpin langsung oleh Wakapolres Sikka, diputuskan bahwa Bripka Iwan Ibrahim dijatuhi sanksi PTDH,” ujar Kasi Humas Polres Sikka, kepada media Senin, (14/4/2025).

IW juga dijatuhi hukuman internal berupa kurungan di sel khusus Propam selama 30 hari. Hukuman ini merupakan sanksi maksimal secara institusi, tetapi dinilai belum mencerminkan keadilan yang sesungguhnya bagi publik.

Meski telah dipecat, IW melalui kuasa hukumnya menyatakan akan mengajukan banding.

Sesuai aturan yang berlaku, banding harus didaftarkan dalam waktu tiga hari kerja, dan memori banding wajib diserahkan dalam jangka waktu 21 hari. Bila tenggat ini terlewat, keputusan etik akan dinyatakan inkracht atau berkekuatan hukum tetap.

Penulis : Djohanes J. Bentah

Follow WhatsApp Channel gorontalo.intainews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ibrahim Laumalang Gelar Rapat Perdana, Siap Bawa GP Ansor NTT Melebar Sayap dan Membumikan Nilai Santri
Komitmen Jaga NKRI: TNI AL Gagalkan Upaya Penyelundupan di Pelabuhan Labuan Bajo
Pencurian di Rumah Lansia di TTS, Pelaku Ternyata Siswi SMP Berusia 13 Tahun
O2SN di SDI Lengkong Mbot Bawa Berkah: Ajang Olahraga Jadi Perayaan Budaya dan Ekonomi Warga Komodo
Wapres Gibran Tinjau Proyek Bendungan Raksasa di NTT, Dorong Percepatan Demi Kedaulatan Pangan dan Energi
SMAN 1 ELAR Ukir Prestasi di Ajang Bergengsi, Enam Siswa Raih Penghargaan Terbaik
Suara Bikin Percaya Diri! Formakipta Kupang Gelar Diskusi Seru Public Speaking
Ketika Ombak Tak Lagi Untuk Rakyat: Labuan Bajo Dikuasai Investor Asing

Berita Terkait

Minggu, 1 Juni 2025 - 19:42

Ibrahim Laumalang Gelar Rapat Perdana, Siap Bawa GP Ansor NTT Melebar Sayap dan Membumikan Nilai Santri

Rabu, 28 Mei 2025 - 16:33

Komitmen Jaga NKRI: TNI AL Gagalkan Upaya Penyelundupan di Pelabuhan Labuan Bajo

Minggu, 25 Mei 2025 - 23:01

Pencurian di Rumah Lansia di TTS, Pelaku Ternyata Siswi SMP Berusia 13 Tahun

Rabu, 14 Mei 2025 - 11:34

O2SN di SDI Lengkong Mbot Bawa Berkah: Ajang Olahraga Jadi Perayaan Budaya dan Ekonomi Warga Komodo

Rabu, 7 Mei 2025 - 08:00

Wapres Gibran Tinjau Proyek Bendungan Raksasa di NTT, Dorong Percepatan Demi Kedaulatan Pangan dan Energi

Berita Terbaru

Gorontalo

Gubernur Tekankan SPPG Dukung Gizi dan Ekonomi Lokal

Rabu, 15 Apr 2026 - 10:39