Polda Gorontalo Siagakan Pasukan Hadapi Potensi Bencana Musim Hujan

Rabu, 5 November 2025 - 13:16

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolda Gorontalo Irjen Pol Widodo mengecek pasukan pada apel kesiapsiagaan tanggap darurat bencana hidrometeorologi. (Foto: Istimewa)

Kapolda Gorontalo Irjen Pol Widodo mengecek pasukan pada apel kesiapsiagaan tanggap darurat bencana hidrometeorologi. (Foto: Istimewa)

Kabupaten Gorontalo — Menghadapi ancaman cuaca ekstrem di musim hujan, Polda Gorontalo menggelar apel pasukan tanggap darurat bencana hidrometeorologi di lapangan Mapolda Gorontalo, Rabu (5/11/2025).

Kegiatan ini dihadiri Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail, Sekretaris Daerah Provinsi Sofian Ibrahim, serta unsur Forkopimda dan pimpinan OPD terkait.

Kapolda Gorontalo Irjen Pol Widodo, dalam sambutannya mewakili Kapolri, menyampaikan bahwa berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), sekitar 48,8 persen wilayah Indonesia telah memasuki musim hujan.

Kondisi ini berpotensi menimbulkan berbagai bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, angin puting beliung, dan gelombang tinggi.

“BMKG kini telah mendeteksi mulai terjadi fenomena lanina yang diperkirakan berlangsung hingga Februari 2026, meskipun dalam kategori lemah, hal ini perlu diwaspadai karena dapat menyebabkan peningkatan intensitas curah hujan diatas normal” ujar Widodo.

Ia menegaskan pentingnya kesiapan dan koordinasi seluruh pihak, baik pemerintah pusat, daerah, maupun lembaga penanganan bencana.

Kolaborasi antara TNI/Polri, BNPB, Basarnas, BMKG, dan instansi terkait menjadi kunci keberhasilan mitigasi bencana di daerah.

“Melalui sinergitas dan kolaborasi yang terintegrasi, tentunya kita akan mampu melakukan upaya mitigasi terhadap dampak bencana” jelasnya.

Kapolri juga menekankan beberapa langkah penting yang perlu diterapkan dalam kesiapsiagaan bencana. Di antaranya, melakukan deteksi dini dan pemetaan wilayah rawan bencana, menyampaikan informasi dan imbauan kamtibmas terkait potensi bencana alam, serta memastikan kesiapan personel, logistik, dan peralatan evakuasi agar dapat segera digunakan saat dibutuhkan.

Selain itu, ia menilai simulasi tanggap bencana perlu dilakukan secara rutin sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat, karena kecepatan dan ketepatan respon menjadi faktor utama dalam keberhasilan penanganan bencana, mulai dari evakuasi, penyaluran bantuan, hingga rehabilitasi pascabencana yang harus berjalan sesuai prosedur.

Penulis : Putri

Follow WhatsApp Channel gorontalo.intainews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Walikota Adhan Dambea Makan Snack Kesukaan Anak Kecil Jadi Catatan Buruk Peran Saka Nasional Tahun 2025
Idah Syahidah Ajak UMKM dan Difabel Bangkit Lewat Inovasi dan Promosi
Gusnar Apresiasi Komunitas SAINS yang Tekun Jalankan Puasa Senin Kamis
Idah Syahidah Tanam Semangat Cinta Alam di Peran Saka Nasional 2025
Gusnar Serahkan Bantuan Pangan untuk 350 Warga Pentadio
Pemprov Gorontalo dan Ombudsman Bahas Tindak Lanjut Laporan Masyarakat
Peransaka 2025 Jadi Ajang Anak Muda Tunjukkan Kemandirian
Wagub Idah Syahidah Tinjau Dapur SPPG Gorontalo, Tes Langsung Makanan untuk Pastikan Keamanan MBG

Berita Terkait

Selasa, 11 November 2025 - 17:34

Walikota Adhan Dambea Makan Snack Kesukaan Anak Kecil Jadi Catatan Buruk Peran Saka Nasional Tahun 2025

Jumat, 7 November 2025 - 19:03

Idah Syahidah Ajak UMKM dan Difabel Bangkit Lewat Inovasi dan Promosi

Rabu, 5 November 2025 - 13:16

Polda Gorontalo Siagakan Pasukan Hadapi Potensi Bencana Musim Hujan

Selasa, 4 November 2025 - 08:00

Gusnar Apresiasi Komunitas SAINS yang Tekun Jalankan Puasa Senin Kamis

Senin, 3 November 2025 - 17:14

Idah Syahidah Tanam Semangat Cinta Alam di Peran Saka Nasional 2025

Berita Terbaru